Virus Corona Yang Mematikan

| Rabu, Januari 29, 2020 |
Virus Corona Yang Mematikan

Nama virus corona merupakan sumber perbincangan bagi banyak orang di dunia saat ini. Virus yang berasal dari kota Wuhan China, yang mirip dengan Server Acute Respiratory Syndrome (SARS), itu telah menewaskan banyak orang di China. 

Virus corona yang ditemukan di Wuhan ini diberi nama novel corona virus atau 2019-nCoV.

Berikut hal lainnya yang perlu Anda ketahui tentang virus corona yang mematikan bernama Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) itu.

1. Virus corona telah mengalami evolusi, hal ini mengakibatkan penyebaran virus corona menjadi lebih cepat. Sayangnya, pihak pemerintahan China hanya mempunyai pengetahuan yang sedikit tentang virus corona yang diduga berasal dari hewan liar itu. Hal ini menyebabkan pemerintahan China sulit mengetahui risiko yang diakibatkan oleh mutasinya.

2. Walaupun virus corona berbahaya dan telah menyebar ke berbagai negara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hanya menyatakan bahwa wabah virus corona sebagai keadaan darurat bagi China, Bukan darurat secara global. 

3. Infeksi virus corona memiliki beberapa gejala, termasuk flu, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Dampak yang parah dapat mengakibatkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, hingga kematian.

4. beberapa korban yang meninggal akibat virus corona yaitu meliputi orang tua (lanjut usia) dan mereka yang memiliki riwayat penyakit/kondisi medis tertentu

5. Sama halnya dengan virus yang menyebabkan SARS dan MERS, virus corona adalah virus RNA (ribonucleic acid) dan menjadikan RNA sebagai materi genetiknya, bukan DNA. Ini juga menyebabkan virus corona dapat menyatu dengan DNA inangnya, dan bisa bermutasi dengan cukup cepat.

6. keseluruhan jumlah kasus yang dikonfirmasi di China naik sekitar 30% menjadi 2.744. Jumlah itu kebanyakan berada di provinsi pusat Hubei, dan Wuhan adalah ibu kotanya.

7. Kasus virus corona dilaporkan telah sampai ke Hong Kong, Makau, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Prancis, Jepang, Malaysia, Nepal, Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam. tetapi, tidak ada kasus kematian yang dilaporkan terjadi di luar China.

8. Virus corona ini dipercaya muncul pada akhir tahun yang lalu di pasar makanan di Wuhan yang menjual satwa liar. Para peneliti China menyatakan bahwa virus corona yang ditularkan ke manusia berasal dari ular hingga kelelawar. Kedua binatang tersebut dijual bebas di Pasar hewan.

Merujuk pada 2003 ketika pemerintah Tiongkok menghentikan epidemi SARS, beberapa hal penting segera dilakukan. Prinsipnya ialah tindakan pengendalian infeksi dengan berfokus untuk menemukan individu yang menderita demam, kemudian menempatkannya dalam karantina wajib. Dengan cara mengisolasi orang yang terkena virus corona, maka virus itu berhenti menyebar.

Sebagai informasi, pasar hewan tempat virus 2019-nCoV diduga muncul terletak dekat salah satu stasiun kereta kota, tempat pemberhentian beberapa kereta berkecepatan tinggi. Diasumsikan bahwa orang-orang dan hewan-hewan hidup, berjalan jarak dekat. 

Maka itu, sangat mungkin ikut menyebarkan virus ke kota-kota di seluruh Tiongkok. Maka, pihak berwenang mendirikan stasiun pemeriksaan demam di setiap terminal udara, bus, dan kereta.

Terhadap keluarga pasien virus 2019-nCoV diwajibkan uji untuk infeksi dan dipantau secara ketat. Sejauh ini pihak berwenang Tiongkok sudah melacak ratusan kontak dekat pasien yang dikenal. 

Kompleks perumahan apartemen dan hotel yang telah diketahui sebagai tempat menampung orang yang terpapar virus corona juga diperiksa. Dilaporkan juga, pemerintah Tiongkok menyiapkan fasilitas khusus untuk mengarantina pasien yang sedang dalam pengawasan suhu badannya.

Hubungi Kami


Buka Setiap Hari :

  • Jl. Sultan Agung No.87, 1 Ilir, Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30111

  • 0853-7860-0991

  • 0853-7860-0991

  • 06.00 - 22.30 WIB

Ingin berkonsultasi untuk kebutuhan sewa mobil Anda di Palembang?
Klik button dibawah untuk menghubungi kami dari smartphone Anda

Telkomsel 0853-7860-0991

Call SMS WhatsApp